preload
Tampilkan postingan dengan label Film Indo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film Indo. Tampilkan semua postingan

Ngebut Kawin

Published in: Label: ,
Read More...

Serigala Terakhir

Published in: Label: ,


Resensi Film :
Disebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan Jago [Dallas Pratama]. Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara mereka. Jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok yang paling tidak banyak omong dan tertutup Suatu peristiwa dalam sebuah pertandingan sepak bola yang berakhir dengan keributan. Pada saat itu Ale tampak terdesak karena lawannya menggunakan pisau. Mereka semua berusaha membantu Ale. Sampai akhirnya Jarotlah yang berhasil melumpuhkan lawan dan tanpa diduganya pisau itu tertancap ditubuh lawan, rubuh bersimbahkan darah, dan mati. Seketika semua diam dan kemudian kabur meninggalkan Jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya

Download Link:

Enter Upload
http://www.enterupload.com/ohbz2q6e5szo/Serigala_Terakhir_DVDRip.part1.rar.html
http://www.enterupload.com/yk8eb5enumkq/Serigala_Terakhir_DVDRip.part2.rar.html
http://www.enterupload.com/o58w2q0ueytj/Serigala_Terakhir_DVDRip.part3.rar.html
http://www.enterupload.com/gjlozcfvlpaj/Serigala_Terakhir_DVDRip.part4.rar.html

Hot File
http://hotfile.com/dl/41967012/ae7850d/Gratis4Download_Serigala_Terakhir_DVDRip.part1.rar.html
http://hotfile.com/dl/41967118/24d6955/Gratis4Download_Serigala_Terakhir_DVDRip.part2.rar.html
http://hotfile.com/dl/41967246/42bca7b/Gratis4Download_Serigala_Terakhir_DVDRip.part3.rar.html
http://hotfile.com/dl/41967325/5b63b78/Gratis4Download_Serigala_Terakhir_DVDRip.part4.rar.html

Read More...

Cin(T)a

Published in: Label: ,
Read More...

Syurga Cinta

Published in: Label: ,
Read More...

Sang Murabbi

Published in: Label: ,


Resensi Film :
Film ini berkisah tentang perjalanan dakwah Ustadz Rahmat Abdullah. Berawal dari persepsi positif Ustadz Rahmat muda tentang profesi guru, yang merupakan rekfleksi cita-citanya saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Setiap kali ditanya orang, apa cita-citanya, ia akan menjawab dengan mantap: menjadi guru!
Persepsi itu kemudian menjadi elan vital yang menggerakkan seluruh energi hidup Ustadz Rahmat, ketika ia menimba ilmu di pesantren Asy Syafiiyah di bawah asuhan KH Abdullah Syafii. Bakat besar dan pemikirannya yang brilian, menjadikan Ustadz Rahmat dikagumi oleh setiap orang, terutama gurunya, KH Abdullah Syafii, yang menjadikan Ustad Rahmat muda sebagai murid kesayangannya.

Ustadz Rahmat muda mulai merintis kariernya sebagai guru selulus dari Asy Syafiiyah. Selain di almamaternya, ia juga mengajar di sekolah dasar Islam lainnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Perjalanan karier yang dipilihnya itu kemudian mempertemukannya dengan guru keduanya, Ustadz Bakir Said Abduh yang mengelola Rumah Pendidikan Islam (RPI). Melalui ustadz lulusan pergururan tinggi di Mesir itu, Ustadz Rahmat banyak membaca buku-buku karya ulama Ikhwanul Muslimin, salah satunya adalah buku Da’watuna (Hasan Al-Bana) yang kemudian ia terjemahankan menjadi Dakwah Kami Kemarin dan Hari Ini (Pustaka Amanah).
Situasi ini, membuat potensi bakat Ustadz Rahmat Abdullah melejit dengan banyaknya referensi bacaan yang ia konsumsi, mulai dari kitab Arab klasik yang sudah sulit dicari, sampai buku-buku sastra dan budaya. Ia pun dikenal sebagai dai yang lengkap, karena tidak cuma menguasai ilmu-ilmu Islam yang “standard” tetapi juga persoalan-persoalan kontemporer.

Potret paripurna kedaian Ustadz Rahmat terlihat ketika ia membina para pemuda di lingkungan rumahnya di kawasan Kuningan. Ustadz Rahmat menggunakan pendekatan yang masih sangat langka di kalangan dai, yaitu dengan grup teater yang didirikannya. Para pemuda itu diasuhnya dalam organisasi bernama Pemuda Raudhatul Falah (PARAF) yang menghidupkan masjid Raudhatul Falah di bilangan Kuningan dengan kegiatan-kegiatan keislaman.

Pementasan grup teater binaan Ustadz Rahmat muda itu mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Salah satunya adalah pementasan berjudul Perang Yarmuk. Pada pementasan inilah, Ustadz Rahmat dan para pemuda PARAF harus berhadapan dengan aparat yang mencoba membubarkan pementasan.
Akibat pementasan itu, Ustadz Rahmat dikenai wajib lapor. Tapi, hingga hari ini, Ustadz Rahmat tidak pernah mau meladeni aturan yang menindas kebebasan itu.

“Saya tidak akan pernah datang ke kantor kalian,” kata Ustadz Rahmat kepada Suryo, seorang aparat yang bertugas menyatroninya. “Kalau ibu saya yang memanggil, baru saya mau datang.”
Keteguhan pada prinsip dan ketegasan sikapnya itulah yang membuat Suryo ngeper. Hingga bertahun kemudian keteguhan dan ketegasan itu tetap terpelihara dengan baik, meski Almarhum harus terlibat dalam wasilah (sarana) dakwah bernama partai. Ia tetap dikenal sebagai guru ngaji, inspirator kaum muda yang progresif dan berpikiran jauh ke depan. Undangan daurah satu ke daurah yang lain tetap disambanginya. Tak ada yang berubah, termasuk ciri khas yang menjadi warisan dari kedua orang tuanya yang mulia: kesederhanaan.

Ustadz Rahmat memang berada di jenjang tertinggi partai, serta terpilih pula sebagai wakil rakyat di DPR pusat. Namun, ia kerap dipergoki sedang menyetop bus kota untuk mendatangi sebuah undangan. Ia kerap terlihat jalan kaki untuk jarak yang cukup jauh. Tak ada yang berubah, karena ia sadar betul bahwa langkah itulah yang dimulainya dulu sebagai permulaan di jalan dakwah.
Hingga akhirnya, di sebuah hari yang sibuk dan berat, Ustadz Rahmat merasakah tanda-tanda kesehatannya terganggu. Namun, rasa tanggung jawabnya yang besar terhadap amanah dakwah, membuat ia tak begitu mempedulikan tanda-tanda itu.

Ia masih terlibat dalam sebuah syuro penting. Lalu, saat adzan berkumandang dan ia beranjak untuk memenuhi panggilan suci itu, ia berjalan ke tempat wudhu. Saat berwudhu, tanda-tanda itu makin kuat, menelikung pembuluh darah di bagian lehernya. Ia coba untuk menyempurnakan wudhunya, tapi rasa sakit yang merejam-rejam kepalanya membuatnya limbung.

Disaksikan oleh Ustadz Mahfudzi, salah seorang muridnya, Ustadz Rahmat nyaris terjatuh. Ustadz Mahfudzi cepat memapahnya, lalu mencoba menyelamatkan situasi. Tetapi Allah lebih sayang kepada Ustadz Rahmat Abdullah. Innalillahi wa innailaihi raaji’uun…Syaikhut Tarbiyah itu meninggalkan kita dengan senyum yang amat tulus…hujan air mata dari seluruh pelosok tempat mengiringi kepulangan beliau.

Download Film :

rapidshare
http://rapidshare.com/files/303631900/sang_murabbi.wmv.001
http://rapidshare.com/files/303633109/sang_murabbi.wmv.002
http://rapidshare.com/files/303631989/sang_murabbi.wmv.003
http://rapidshare.com/files/303631669/sang_murabbi.wmv.004
http://rapidshare.com/files/303629384/sang_murabbi.wmv.005

hotfile
http://hotfile.com/dl/16892730/32349d4/sang_murabbi.wmv.001.html
http://hotfile.com/dl/16892869/7fcd93e/sang_murabbi.wmv.002.html
http://hotfile.com/dl/16893332/9ff1251/sang_murabbi.wmv.003.html
http://hotfile.com/dl/16893511/0b22efa/sang_murabbi.wmv.004.html
http://hotfile.com/dl/16893543/7a59bbf/sang_murabbi.wmv.005.html

Read More...

Toilet 105

Published in: Label: ,
Read More...

Maling Kutang

Published in: Label: ,

klik untuk perbesar

Jenis Film :
Comedy

Produser :
Ody Mulya Hidayat

Produksi :
Maxima Pictures

Pemain :

Arie K. Untung
Indra Birowo
Deswita Maharani
Kinaryosih
Sogi Indra Huaja

Sutradara :
Rako Prijanto

Penulis :
Raditya Dika 

Resensi :
Syamsul, seorang pemilik toko kelontong, terkejut ketika tidak sengaja melihat Ina, pemilik toko saingannya, menyembah-nyembah kutang polka dot norak di sebuah pagi buta. Syamsul tidak tahu bahwa kutang itu milik Sugeni, banci-wannabe buruk rupa yang membuang kutang tersebut di depan toko Ina beberapa menit sebelumnya. Syamsul juga tidak tahu bahwa Ina hanya mengecek kutang tersebut di lampu jalanan depan rumahnya, yang dari kejauhan terlihat seolah-olah kutang tersebut sedang disembah.
Berbekal kesalahpahaman ini, plus di komporin oleh Yuyun, istrinya yang percaya pada takhayul dan gemar nonton dunia lain, Syamsul pun mencuri kutang polka dot norak tersebut dari rumah Ina. Mereka semua Namun, Sugeni yang dimarahin neneknya karena membuat kutang polka dot kesayangan neneknya itu, berusaha mendapatkan kutang tersebut kembali dari tangan Syamsul
Keadaan makin diperparah dengan dua orang penjaga hutan yang mengira Sugeni adalah gorilla kabur dari hutan.

Download:

rapidshare

http://rapidshare.com/files/346733595/M1K1dvdrip.part1.rar
http://rapidshare.com/files/346733732/M1K1dvdrip.part2.rar
http://rapidshare.com/files/346735170/M1K1dvdrip.part3.rar

hotfile

http://hotfile.com/dl/27409935/4146fb3/M1K1dvdrip.part1.rar.html
http://hotfile.com/dl/27410250/a42663d/M1K1dvdrip.part2.rar.html
http://hotfile.com/dl/27410372/9e48600/M1K1dvdrip.part3.rar.html
 

Read More...

About Me

Girant_31
Pengetahuan tidaklah cukup, Kita harus mengamalkannya. Sekedar Niat pun tidaklah cukup, kita harus melakukannya.

Lihat profil lengkapku

Statis

Online Visitor :